Mewujudkan APBD Berkeadilan, Mendorong Pembangunan Inklusif, dan Mendukung SDGs 2030
Perubahan paradigma pembangunan nasional menekankan pentingnya Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) dalam seluruh aspek tata kelola pemerintahan, termasuk penyusunan APBD.
RPJMN 2025–2029, SDGs 2030, serta berbagai regulasi nasional telah mewajibkan pemerintah daerah untuk memasukkan perspektif GEDSI dalam proses perencanaan dan penganggaran. Namun, implementasinya di daerah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti:
Keterbatasan pemahaman ASN dan SKPD terkait GEDSI.
Belum optimalnya integrasi GEDSI dalam SIPD, RKA, dan APBD.
Minimnya contoh praktik baik dan mekanisme evaluasi.
Melalui Bimtek GEDSI Budgeting 2025, peserta akan dibekali pemahaman, keterampilan, dan simulasi penyusunan dokumen anggaran yang inklusif serta responsif terhadap gender dan kelompok rentan.
Dasar Hukum
RPJMN 2025–2029 – Penekanan pembangunan inklusif dan kesetaraan gender.
Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Permendagri No. 70 Tahun 2019 tentang Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Permendagri No. 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah.
UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
UU No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Instruksi Presiden No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.
Tujuan Bimtek
Memahami konsep GEDSI dan urgensinya dalam perencanaan pembangunan daerah.
Meningkatkan kompetensi ASN dan pejabat SKPD dalam menyusun APBD berbasis GEDSI.
Mengintegrasikan GEDSI ke dalam dokumen perencanaan, RKA, APBD, dan SIPD.
Mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan responsif terhadap kelompok rentan.
Materi Bimtek
Konsep dan Regulasi GEDSI dalam konteks tata kelola keuangan daerah.
Analisis Gender & Sosial untuk perencanaan pembangunan.
Teknik Tagging GEDSI dalam SIPD & APBD.
Simulasi Penyusunan RKA & APBD berbasis GEDSI.
Evaluasi & Pelaporan capaian GEDSI di daerah.
Studi Kasus Daerah Percontohan yang sukses menerapkan GEDSI Budgeting.
Sasaran Peserta
Bappeda, BPKAD, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, DPRD, Inspektorat, dan SKPD terkait perencanaan & penganggaran.
Jadwal & Lokasi Pelaksanaan
Jadwal: September – Desember 2025
Lokasi: Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali
Durasi: 2 hari pelatihan + studi kasus
Biaya & Fasilitas
Biaya Investasi: Rp 5.000.000 (akomodasi) / Rp3.500.000 (non-akomodasi)
Fasilitas:
Modul & Materi Pelatihan
Sertifikat Resmi
Seminar Kit Eksklusif
Konsumsi 3x sehari
Dokumentasi Lengkap
Penutup
Dengan mengikuti Bimtek GEDSI Budgeting 2025, instansi pemerintah daerah diharapkan mampu mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender, inklusi sosial, dan disabilitas ke dalam kebijakan anggaran sehingga pembangunan menjadi lebih adil, transparan, dan inklusif.