Transformasi sistem kesehatan nasional menempatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang dituntut tidak hanya memberikan layanan bermutu, tetapi juga mampu mengelola pengadaan farmasi secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkeadilan, perbaikan sistem manajemen farmasi menjadi salah satu faktor kunci peningkatan mutu layanan kesehatan.
Memasuki tahun 2026, pengadaan Barang/Jasa Obat, Alat Kesehatan, dan Bahan Medis Habis Pakai menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari kepatuhan regulasi pengadaan pemerintah, efisiensi anggaran, kesinambungan ketersediaan obat, hingga tuntutan pelayanan kefarmasian yang berorientasi keselamatan pasien. Kesalahan dalam perencanaan, pengadaan, maupun pengelolaan persediaan tidak hanya berdampak pada pelayanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko temuan audit.
Melalui kegiatan Bimbingan Teknis Nasional ini, Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah (LINKPEMDA) menghadirkan pelatihan yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan riil RSUD dan Puskesmas dalam pengelolaan pengadaan farmasi Tahun 2026. Pelatihan ini mengombinasikan pemahaman regulasi dengan praktik terbaik (best practice) manajemen farmasi yang profesional dan berkelanjutan.
Tujuan Pelatihan
Meningkatkan pemahaman peserta terhadap kebijakan dan pedoman pengadaan farmasi Tahun 2026
Memperkuat kemampuan perencanaan, pengadaan, dan pengendalian obat, alkes, dan BMHP
Mengurangi risiko temuan audit melalui tata kelola pengadaan yang patuh regulasi
Meningkatkan efisiensi anggaran dan produktivitas layanan RSUD & Puskesmas
Mendukung pelayanan kefarmasian yang aman, rasional, dan berorientasi mutu
Pokok Materi
Arah Kebijakan Pengadaan Farmasi RSUD & Puskesmas Tahun 2026
Perencanaan Kebutuhan dan Penganggaran Obat, Alkes, dan BMHP
Manajemen Pengadaan, Penyimpanan, dan Distribusi Farmasi
Pencatatan, Pelaporan, dan Pengendalian Persediaan
Pelayanan Kefarmasian: Resep, Informasi Obat, dan Konsultasi Pasien
Penggunaan Obat Rasional (POR): Konsep, Pengendalian, dan Evaluasi
Antisipasi Risiko dan Temuan Audit Pengadaan Farmasi
Studi Kasus dan Praktik Baik Pengelolaan Farmasi RSUD & Puskesmas
Sasaran Peserta
Direktur dan Manajemen RSUD
Kepala Puskesmas
Kepala Instalasi Farmasi RSUD
Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian
Pejabat Pengadaan / PPK / PPTK
Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota
Metode Pelaksanaan
Pelatihan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, dan praktik, dengan pilihan pelaksanaan tatap muka, daring, atau hybrid sesuai kebutuhan instansi.
Output Pelatihan
Sertifikat Bimbingan Teknis Nasional
Modul dan materi pelatihan digital
Pemahaman praktis pengelolaan pengadaan farmasi
Rekomendasi strategis peningkatan tata kelola farmasi RSUD & Puskesmas
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com