Beranda
Jadwal
Materi
Artikel
Profile
August 31, 2026 / Materi BIDANG PEMERINTAHAN Admin

BIMTEK NASIONAL STRATEGI MITIGASI DAN KESIAPSIAGAAN PEMERINTAH DAERAH MENGHADAPI RISIKO EL NIÑO

Penguatan Kesiapsiagaan Daerah dalam Menghadapi Kekeringan, Krisis Air, Karhutla, dan Dampak El Niño terhadap Ketahanan Pangan

Fenomena El Niño merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi iklim dan meningkatkan risiko kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia. Dampaknya dapat dirasakan pada berbagai sektor strategis daerah, antara lain ketersediaan air, pertanian, ketahanan pangan, lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi tersebut membutuhkan kesiapsiagaan pemerintah daerah melalui perencanaan yang tepat, pemanfaatan informasi cuaca dan iklim, penguatan koordinasi lintas perangkat daerah, pengelolaan sumber daya air, serta penyusunan strategi mitigasi dan rencana kontinjensi.

Pemerintah daerah perlu memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi risiko, menentukan sektor dan wilayah prioritas, menyiapkan langkah mitigasi, serta menyusun rencana aksi yang dapat diterapkan sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Melalui Bimtek Nasional ini, peserta akan memperoleh pemahaman dan keterampilan praktis mengenai strategi mitigasi dan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi risiko El Niño, khususnya dalam mengantisipasi kekeringan, krisis air, kebakaran hutan dan lahan, gangguan terhadap sektor pertanian, serta dampaknya terhadap ketahanan pangan dan pelayanan masyarakat.


TUJUAN BIMTEK

Bimtek ini bertujuan untuk:

  1. Memahami fenomena El Niño dan potensi dampaknya terhadap wilayah Indonesia.

  2. Meningkatkan pemahaman pemerintah daerah mengenai risiko kekeringan dan krisis air.

  3. Mengidentifikasi sektor dan wilayah yang rentan terhadap dampak El Niño.

  4. Meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam menyusun strategi mitigasi.

  5. Memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan keterbatasan sumber daya air.

  6. Memahami strategi perlindungan sektor pertanian dan ketahanan pangan.

  7. Meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

  8. Memperkuat koordinasi lintas OPD dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.

  9. Meningkatkan kemampuan dalam menyusun rencana kontinjensi dan rencana aksi menghadapi dampak El Niño.

  10. Meningkatkan kemampuan pemerintah daerah dalam melakukan monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut mitigasi.


MATERI BIMTEK

1. Pemahaman Fenomena El Niño dan Risiko Iklim

  • Konsep dan karakteristik fenomena El Niño.

  • Mekanisme terjadinya El Niño.

  • Dampak El Niño terhadap kondisi iklim dan cuaca.

  • Potensi kekeringan di berbagai wilayah.

  • Pemanfaatan informasi cuaca dan iklim untuk perencanaan daerah.

  • Identifikasi risiko dan kerentanan daerah.

2. Mitigasi dan Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah

  • Konsep mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

  • Identifikasi potensi risiko El Niño.

  • Pemetaan wilayah dan sektor terdampak.

  • Penyusunan strategi pengurangan risiko.

  • Penguatan sistem kesiapsiagaan daerah.

  • Penguatan koordinasi pemerintah daerah dan lintas OPD.

  • Mekanisme respons terhadap kondisi darurat.

3. Strategi Menghadapi Kekeringan dan Krisis Air

  • Identifikasi wilayah rawan kekeringan.

  • Strategi pengelolaan sumber daya air.

  • Pengamanan sumber air dan cadangan air.

  • Konservasi sumber daya air.

  • Strategi penyediaan air bersih bagi masyarakat.

  • Penguatan infrastruktur dan distribusi air.

  • Prioritas penggunaan air pada kondisi kekeringan.

  • Strategi penanganan krisis air daerah.

4. Dampak El Niño terhadap Pertanian dan Ketahanan Pangan

  • Risiko kekeringan terhadap produksi pertanian.

  • Penyesuaian kalender tanam.

  • Strategi menghadapi potensi gagal panen.

  • Pemanfaatan varietas tanaman yang adaptif terhadap kekeringan.

  • Efisiensi penggunaan air untuk pertanian.

  • Penguatan cadangan pangan daerah.

  • Strategi menjaga stabilitas ketahanan pangan.

  • Koordinasi pemerintah daerah dengan sektor pertanian.

5. Pencegahan dan Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan

  • Faktor peningkatan risiko karhutla pada kondisi kering.

  • Identifikasi wilayah rawan karhutla.

  • Strategi pencegahan kebakaran.

  • Sistem pemantauan dan deteksi dini.

  • Kesiapan personel dan sarana prasarana.

  • Koordinasi BPBD, Damkar, OPD, dan masyarakat.

  • Penanganan dan pengendalian karhutla.

  • Edukasi dan pelibatan masyarakat.

6. Dampak El Niño terhadap Kesehatan dan Lingkungan

  • Risiko kesehatan akibat kekeringan.

  • Dampak kualitas udara akibat kebakaran dan asap.

  • Penyediaan air bersih dan sanitasi.

  • Perlindungan kelompok masyarakat rentan.

  • Strategi kesehatan lingkungan.

  • Pengendalian dampak lingkungan akibat kekeringan.

  • Kesiapan layanan kesehatan di wilayah terdampak.

7. Perencanaan Mitigasi dan Rencana Kontinjensi Daerah

  • Identifikasi skenario risiko El Niño.

  • Penyusunan rencana mitigasi.

  • Penyusunan rencana kontinjensi kekeringan.

  • Penentuan prioritas tindakan.

  • Pembagian peran antar-OPD.

  • Identifikasi kebutuhan sumber daya.

  • Penyusunan mekanisme koordinasi.

  • Penyusunan indikator keberhasilan.

8. Monitoring, Evaluasi, dan Rencana Aksi

  • Penyusunan indikator kesiapsiagaan daerah.

  • Monitoring kondisi kekeringan dan ketersediaan air.

  • Evaluasi pelaksanaan strategi mitigasi.

  • Identifikasi permasalahan dan kesenjangan.

  • Penyusunan rekomendasi.

  • Penyusunan rencana tindak lanjut.

  • Evaluasi efektivitas program mitigasi.


WORKSHOP DAN PRAKTIK

Bimtek dilengkapi dengan workshop dan praktik agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menyusun langkah mitigasi yang dapat diterapkan sesuai kondisi daerah masing-masing.

Workshop meliputi:

  • Identifikasi risiko El Niño di wilayah masing-masing.

  • Pemetaan sektor dan wilayah yang berpotensi terdampak.

  • Analisis risiko kekeringan dan krisis air.

  • Identifikasi risiko terhadap pertanian dan ketahanan pangan.

  • Identifikasi potensi karhutla.

  • Penyusunan strategi mitigasi.

  • Penyusunan rencana kontinjensi.

  • Penyusunan rencana aksi lintas OPD.

  • Penyusunan prioritas program dan kegiatan.

  • Presentasi dan pembahasan hasil workshop.


SASARAN PESERTA

Bimtek ini diperuntukkan bagi:

  • Kepala dan pejabat BPBD.

  • Bappeda.

  • Dinas PUPR.

  • Dinas Pertanian.

  • Dinas Ketahanan Pangan.

  • Dinas Lingkungan Hidup.

  • Dinas Kesehatan.

  • Dinas Sosial.

  • Dinas Pemadam Kebakaran.

  • Camat dan perangkat kecamatan.

  • Kepala OPD.

  • Pejabat dan staf yang menangani kebencanaan.

  • Pengelola sumber daya air.

  • Pengelola ketahanan pangan.

  • ASN dan perangkat daerah terkait lainnya.


METODE BIMTEK

Bimtek menggunakan pendekatan interaktif, aplikatif, dan berbasis praktik melalui:

  • Pemaparan materi.

  • Diskusi interaktif.

  • Tanya jawab.

  • Studi kasus.

  • Analisis risiko daerah.

  • Simulasi.

  • Problem solving.

  • Sharing praktik baik.

  • Workshop penyusunan rencana mitigasi.

  • Penyusunan rencana tindak lanjut.


OUTPUT BIMTEK

Setelah mengikuti kegiatan, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami fenomena dan risiko El Niño.

  • Mengidentifikasi wilayah dan sektor yang rentan terdampak.

  • Memahami strategi mitigasi kekeringan.

  • Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi krisis air.

  • Menyusun strategi perlindungan pertanian dan ketahanan pangan.

  • Meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi karhutla.

  • Memperkuat koordinasi lintas OPD.

  • Menyusun rencana kontinjensi.

  • Menyusun rencana aksi mitigasi El Niño.

  • Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan mitigasi.

  • Menyusun rencana tindak lanjut sesuai kondisi daerah masing-masing.


BIAYA KEGIATAN

Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan kegiatan, biaya kontribusi dan fasilitas peserta ditetapkan sebagai berikut:

PAKET A – DENGAN PENGINAPAN

Single Room

Biaya Kontribusi: Rp5.500.000,-
(Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) per peserta

Fasilitas:

  • Penginapan hotel dalam 1 kamar untuk 1 orang peserta.

  • Fasilitas kegiatan sesuai ketentuan panitia.

PAKET B – DENGAN PENGINAPAN

Twin Sharing / 2 Orang dalam 1 Kamar

Biaya Kontribusi: Rp5.000.000,-
(Lima Juta Rupiah) per peserta

Fasilitas:

  • Penginapan hotel dalam 1 kamar untuk 2 orang peserta.

  • Fasilitas kegiatan sesuai ketentuan panitia.

PAKET C – NON AKOMODASI

Tanpa Penginapan

Biaya Kontribusi: Rp4.000.000,-
(Empat Juta Rupiah) per peserta

Fasilitas:

  • Tidak termasuk penginapan hotel.

  • Tetap mendapatkan fasilitas kegiatan sesuai ketentuan panitia.


FASILITAS PESERTA

Peserta akan mendapatkan fasilitas sebagai berikut:

  • Penginapan hotel selama 4 Hari 3 Malam bagi peserta Paket A dan Paket B.

  • Check-in 1 hari sebelum kegiatan.

  • Check-out 1 hari setelah kegiatan.

  • Sertifikat peserta.

  • Modul pelatihan.

  • Tas dan seminar kit.

  • Materi/makalah kegiatan.

  • Konsumsi selama kegiatan.

  • Coffee break selama kegiatan.

  • Fasilitas pendukung kegiatan lainnya sesuai ketentuan panitia.

Catatan: Fasilitas penginapan hanya berlaku untuk peserta yang memilih Paket A atau Paket B.


PEMBAYARAN

Pembayaran biaya kontribusi kegiatan dapat dilakukan melalui:

1. Pembayaran Langsung (On The Spot)

Pembayaran dapat dilakukan pada saat registrasi di hotel.

2. Transfer Bank

Bank: BRI
Nomor Rekening: 0424-01-000925-30-7
Atas Nama: LINKPEMDA

Peserta diharapkan melakukan konfirmasi pembayaran kepada panitia setelah proses transfer dilakukan.


INFORMASI JADWAL DAN PENDAFTARAN

Informasi jadwal, lokasi pelaksanaan, dan pendaftaran kegiatan dapat dilihat melalui:

JADWAL BIMTEK JAKARTA
https://linkpemda.com/jadwal/jadwal-bimtek-jakarta

WEBSITE LINKPEMDA
https://linkpemda.com

WHATSAPP PENDAFTARAN
081387666605


LINKPEMDA

Pusat Informasi dan Pelaksanaan Bimbingan Teknis Pemerintahan Daerah

Informasi jadwal dan pelaksanaan kegiatan dapat berubah sesuai ketentuan penyelenggara.

Share :

Tingkatkan Skill Anda Bersama LINKPEMDA