Jakarta, 12–13 Mei 2026 — Badan Pengelolaan Keuangan Aceh melaksanakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Bendahara dan Pengelola Keuangan dalam Mewujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel 2026 sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi aparatur pengelola keuangan daerah dalam menghadapi tantangan pengelolaan keuangan pemerintah yang semakin dinamis, transparan, dan berbasis akuntabilitas.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel H! Senen, Jakarta, dan difasilitasi oleh LINKPEMDA sebagai lembaga pendamping pemerintah daerah dalam pengembangan kapasitas aparatur, penguatan tata kelola keuangan, serta implementasi regulasi pemerintahan terbaru.
Kegiatan diikuti oleh bendahara pengeluaran, bendahara penerimaan, pejabat penatausahaan keuangan, operator SIPD, serta pengelola keuangan dari berbagai unit kerja di lingkungan Pemerintah Aceh. Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan teknis dan strategis terkait pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel, efektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan terbaru Tahun 2026.
Penguatan Kompetensi Pengelola Keuangan Daerah
Dalam era reformasi birokrasi dan digitalisasi tata kelola pemerintahan, kapasitas bendahara dan pengelola keuangan menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pengelolaan APBD. Oleh karena itu, kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan pemahaman teknis peserta terhadap proses administrasi keuangan, pertanggungjawaban anggaran, serta penguatan pengendalian internal pemerintah daerah.
Peserta mendapatkan pendalaman materi terkait:
Pengelolaan keuangan daerah sesuai regulasi terbaru Tahun 2026
Optimalisasi peran bendahara dan PPK-SKPD
Penatausahaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah
Strategi peningkatan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan APBD
Implementasi SIPD-RI dalam tata kelola keuangan daerah
Penguatan sistem pengawasan dan mitigasi risiko administrasi keuangan
Penyusunan laporan keuangan yang efektif dan tepat waktu
Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, studi kasus, serta pembahasan kendala teknis yang sering dihadapi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Mendorong Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel
Perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan Aceh menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme aparatur pengelola keuangan daerah, khususnya dalam menghadapi tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin akuntabel dan berbasis digital.
Menurutnya, bendahara dan pengelola keuangan memiliki peran sentral dalam memastikan pengelolaan APBD berjalan sesuai prinsip transparansi, efisiensi, kepatuhan regulasi, serta mampu mendukung kualitas pelayanan publik yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memperkuat pemahaman terhadap sistem administrasi keuangan modern, meningkatkan ketepatan pengelolaan anggaran, serta meminimalkan potensi kesalahan administrasi dan risiko hukum dalam pengelolaan keuangan daerah.
Pendampingan Teknis dan Implementasi Regulasi Terbaru
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pendampingan teknis langsung mengenai:
Penguatan tata kelola keuangan daerah berbasis akuntabilitas
Optimalisasi penggunaan SIPD-RI
Strategi percepatan penyerapan anggaran
Penatausahaan dan pelaporan keuangan daerah
Penguatan pengendalian internal pemerintah
Mitigasi temuan pemeriksaan dan kepatuhan administrasi
Melalui proses pembelajaran dan pendampingan tersebut, kegiatan ini diharapkan mampu:
meningkatkan kapasitas bendahara dan pengelola keuangan daerah,
memperkuat kualitas pengelolaan APBD yang transparan dan akuntabel,
meningkatkan efektivitas administrasi keuangan daerah,
mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance),
serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.
Penutup
Kegiatan Peningkatan Kapasitas Bendahara dan Pengelola Keuangan dalam Mewujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel 2026 menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan tata kelola keuangan Pemerintah Aceh yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan regulasi nasional.
Dengan dukungan fasilitasi dari LINKPEMDA, diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan hasil kegiatan secara optimal di lingkungan kerja masing-masing sehingga pengelolaan keuangan daerah Tahun 2026 dapat berjalan lebih efektif, tertib administrasi, dan akuntabel.
Penawaran Lanjutan untuk Instansi Pemerintah di Seluruh Indonesia
Sebagai lembaga yang berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, LINKPEMDA membuka kesempatan bagi:
Pemerintah Provinsi
Pemerintah Kabupaten
Pemerintah Kota
OPD dan Instansi Pemerintah lainnya di seluruh Indonesia
untuk mengikuti kegiatan:
Bimbingan Teknis (Bimtek)
Workshop Nasional
Diklat dan Pendampingan Teknis
In-House Training Pemerintah Daerah
dengan berbagai tema strategis, antara lain:
Pengelolaan Keuangan Daerah dan SIPD-RI
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ)
Penyusunan APBD dan Penatausahaan Keuangan
Penyusunan ASB, SSH, HSPK, dan SBU
Tata Kelola Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi
Penyusunan Dokumen Perencanaan dan Kinerja OPD
Penguatan Akuntabilitas dan Pengawasan Internal Pemerintah
Format kegiatan tersedia:
✔ Tatap muka (offline)
✔ Pendampingan langsung ke daerah (on-site)
✔ In-house training sesuai kebutuhan instansi
Instansi yang berminat akan memperoleh:
✔ Undangan resmi
✔ Proposal & TOR kegiatan
✔ Jadwal dan rundown acara
✔ Modul dan materi bimtek terbaru
✔ Pendampingan narasumber profesional
📞 INFORMASI & PENDAFTARAN
WhatsApp: 0813-8766-6605
Website: www.linkpemda.com
Email: info@linkpemda.com
Jakarta, 24 April 2026 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman aparatur terhadap kebijakan terbaru di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, Badan Pengelola Keuangan Aceh mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Perpres 46 Tahun 2025 dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel H! Senen, Jakarta, pada 24 April 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh unsur aparatur dari Badan Pengelola Keuangan Aceh, termasuk pejabat dan staf pelaksana, salah satunya dengan jabatan Pengadministrasi Perkantoran, sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung tata kelola pengadaan yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel.
Bimbingan teknis ini membahas secara komprehensif substansi Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025, yang menjadi regulasi terbaru dalam sistem pengadaan barang/jasa pemerintah. Materi yang disampaikan mencakup perubahan kebijakan strategis, mekanisme pelaksanaan pengadaan, penguatan peran UKPBJ, pemanfaatan e-katalog, digitalisasi proses pengadaan, serta langkah mitigasi risiko dan pengawasan pelaksanaan kontrak.
Narasumber menjelaskan bahwa implementasi regulasi terbaru ini menjadi langkah penting dalam mendorong efisiensi belanja pemerintah, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, pemberdayaan UMKM, serta percepatan pembangunan melalui sistem pengadaan yang lebih adaptif dan berintegritas. Oleh karena itu, setiap perangkat daerah diharapkan mampu memahami perubahan regulasi agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Peserta kegiatan juga mendapatkan kesempatan berdiskusi langsung terkait berbagai tantangan yang sering dihadapi di lapangan, mulai dari penyusunan spesifikasi teknis, perencanaan kebutuhan, proses pemilihan penyedia, hingga administrasi kontrak dan pertanggungjawaban anggaran. Melalui forum ini, peserta memperoleh solusi praktis yang dapat diterapkan di instansi masing-masing.
Perwakilan peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan serta meningkatkan kesiapan aparatur dalam menghadapi perubahan regulasi pengadaan barang/jasa. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan proses pengadaan di lingkungan Badan Pengelola Keuangan Aceh dapat berjalan semakin tertib, efisien, dan memberikan nilai manfaat maksimal bagi masyarakat.
Selain kegiatan tersebut, tersedia pula program penawaran Bimbingan Teknis lanjutan bagi seluruh Dinas, Badan, Kantor, Kecamatan, Rumah Sakit Daerah, BUMD, serta perangkat daerah lainnya dengan berbagai tema strategis Tahun 2026, antara lain:
Program bimtek lanjutan ini dirancang untuk membantu seluruh instansi pemerintah meningkatkan kapasitas aparatur sesuai kebutuhan masing-masing sektor kerja, baik dilaksanakan secara tatap muka, in house training, maupun pendampingan khusus.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Badan Pengelola Keuangan Aceh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur, memperkuat tata kelola keuangan daerah, serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang modern, bersih, dan akuntabel sesuai arah kebijakan nasional tahun 2026.
Informasi & Pendaftaran
📱 WhatsApp: 0813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
Balikpapan, April 2026 — Dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan serta meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Penyusunan Soal yang Valid dan Reliabel serta Strategi Penyusunan Soal untuk Menunjang Peningkatan Hasil Kemampuan Akademik (TKA)”.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan pada 18 s.d. 20 April 2026 bertempat di Hotel Horison Ultima Bandara Balikpapan, Kalimantan Timur, bekerja sama dengan TREN dan Linkpemda sebagai mitra penyelenggara.
Bimtek ini diikuti oleh 80 peserta berdasarkan Surat Tugas resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, yang terdiri dari unsur pengawas satuan pendidikan, kepala sekolah, guru mata pelajaran, MGMP, KKG, serta tenaga kependidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Paser.
Komitmen Nyata Meningkatkan Mutu Pendidikan
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Paser dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
Di tengah tuntutan pendidikan modern yang semakin kompetitif, guru tidak hanya dituntut mampu mengajar dengan baik, tetapi juga harus memiliki kompetensi dalam menyusun instrumen evaluasi pembelajaran yang objektif, terukur, valid, reliabel, serta mampu mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.
Dibuka Resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paser, Bapak M. Yunus Syam, S.Pd., M.Si.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru, termasuk dalam menyusun sistem penilaian yang baik dan berstandar. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum peningkatan profesionalisme guru di Kabupaten Paser.
Acara pembukaan berlangsung khidmat, penuh semangat, dan dihadiri oleh jajaran dinas, para pengawas sekolah, kepala sekolah, guru, serta seluruh peserta kegiatan.
Pelaksanaan Kegiatan Selama Tiga Hari
Hari Pertama – 18 April 2026
Kegiatan dimulai pukul 14.00 WITA s.d. 17.45 WITA, diawali registrasi peserta, pembukaan resmi, orientasi kegiatan, serta penyampaian materi awal sebagai fondasi pemahaman peserta terhadap tujuan Bimtek.
Hari Kedua – 19 April 2026
Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WITA s.d. 17.30 WITA dan menjadi sesi utama pelaksanaan Bimtek. Peserta mengikuti pemaparan materi inti, diskusi interaktif, studi kasus, workshop, serta praktik penyusunan soal secara langsung.
Hari Ketiga – 20 April 2026
Hari terakhir difokuskan pada evaluasi akhir kegiatan, refleksi hasil pembelajaran, koordinasi tindak lanjut, proses check out hotel, serta penutupan seluruh rangkaian kegiatan.
Narasumber Profesional dan Berpengalaman
Untuk menjamin kualitas materi, panitia menghadirkan narasumber kompeten dan berpengalaman, yaitu:
Endang Kurniawan., M.Pd – Widyaiswara Ahli Madya BGTK Provinsi DKI Jakarta
Heri Firdaus, S.Pd., M.Pd. – Penilik Madya Dinas Pendidikan Kota Tangerang
Keduanya menyampaikan materi secara aplikatif, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini.
Materi Strategis dan Aplikatif
Adapun materi utama yang disampaikan meliputi:
1. Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai TKA sebagai instrumen pengukuran kompetensi akademik siswa secara komprehensif.
2. Penyusunan Soal HOTS
Peserta dilatih menyusun soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang mengembangkan kemampuan:
Menganalisis
Mengevaluasi
Menciptakan
3. Penyusunan Kisi-Kisi Soal
Peserta memahami teknik penyusunan kisi-kisi yang terstruktur, sistematis, dan selaras dengan kurikulum.
4. Validitas dan Reliabilitas Soal
Materi ini membahas pentingnya kualitas instrumen evaluasi melalui:
Validitas isi
Validitas konstruk
Validitas kriteria
Reliabilitas hasil pengukuran
5. Analisis Butir Soal
Peserta dikenalkan pada teknik analisis soal seperti:
Tingkat kesukaran
Daya beda
Efektivitas pengecoh
Split-half
Cronbach’s Alpha
6. Workshop dan Peer Review
Peserta langsung mempraktikkan penyusunan soal, kemudian dilakukan peer review agar memperoleh umpan balik konstruktif.
Antusiasme Peserta Sangat Tinggi
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme luar biasa. Diskusi berjalan aktif, dinamis, dan produktif.
Beberapa peserta seperti A. Maisyaroh, M.Pd., Sriatun, S.Pd.SD., M.Pd., serta Muhammad Sadly, S.Pd. turut aktif menyampaikan pandangan, pengalaman lapangan, serta solusi implementatif dalam peningkatan kualitas pembelajaran.
Kekompakan tim MGMP Matematika yang dipimpin Ibu Echa Ummi Salzar (Bunda Echa) juga menjadi salah satu sorotan positif selama kegiatan berlangsung.
Ditutup dengan Apresiasi Tinggi
Kegiatan ditutup oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP, Bapak Novenandhana Hidayat Vijaya, SE., M.Si.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh narasumber, peserta, panitia, serta mitra pelaksana TREN dan Linkpemda atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat sukses, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan Kabupaten Paser.
Beliau berharap hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan di sekolah masing-masing sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Dampak Strategis bagi Pendidikan Kabupaten Paser
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Paser berhasil memperkuat:
Kompetensi guru dan tenaga kependidikan
Kualitas sistem evaluasi pembelajaran
Sinergi antarpendidik melalui MGMP dan KKG
Pemanfaatan teknologi dalam penyusunan soal
Peningkatan hasil akademik peserta didik
Kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju pendidikan Kabupaten Paser yang lebih maju, adaptif, kompetitif, dan berdaya saing tinggi.
TREN & Linkpemda Siap Menjadi Mitra Strategis Daerah Anda
Sebagai penyelenggara profesional kegiatan peningkatan kapasitas SDM pemerintah daerah, TREN dan Linkpemda siap menjadi mitra terbaik untuk pelaksanaan:
Bimbingan Teknis (Bimtek)
Workshop Nasional
Seminar Pendidikan & Pemerintahan
Sosialisasi Regulasi Terbaru
Pelatihan ASN & Guru
Pendampingan Teknis Daerah
Event Organizer Pemerintah
Dengan narasumber nasional, konsep modern, dan pelayanan profesional, kami siap mendukung kemajuan daerah Anda.
Informasi & Pendaftaran
📱 WhatsApp: 0813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
TREN & Linkpemda
Maju bersama membangun SDM unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Jakarta, 22 April 2026 – Dalam upaya memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan daerah yang profesional, efektif, transparan, dan akuntabel, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan LKPJ, LPPD dan Penyesuaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) Tahun 2026 yang dilaksanakan di Hotel H! Senen, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia aparatur, khususnya pada bidang pemerintahan, perencanaan, evaluasi kinerja, serta penyusunan laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang sesuai dengan perkembangan regulasi nasional.
Penguatan Kompetensi Aparatur Pemerintah Daerah
Bimtek ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif kepada peserta mengenai tata cara penyusunan dokumen pelaporan kinerja daerah yang berkualitas, terukur, tepat waktu, dan berbasis data. Dalam era pemerintahan modern saat ini, laporan kinerja daerah tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menilai keberhasilan pembangunan dan pelayanan publik.
Materi utama yang dibahas dalam kegiatan ini meliputi:
1. Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)
Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik penyusunan LKPJ Kepala Daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada DPRD atas penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun anggaran. Materi mencakup sistematika penyusunan, indikator capaian program, evaluasi kegiatan, serta penyajian data yang informatif dan akurat.
2. Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD)
Selain LKPJ, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait penyusunan LPPD yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat sebagai dasar evaluasi nasional terhadap kinerja daerah. Fokus pembahasan mencakup sinkronisasi data antar perangkat daerah, validasi indikator, serta strategi peningkatan nilai evaluasi kinerja daerah.
3. Penyesuaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) Tahun 2026
Dalam rangka menyesuaikan arah kebijakan pembangunan nasional dan daerah, peserta dibekali materi mengenai penyesuaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) agar lebih relevan, terukur, realistis, dan berorientasi hasil. Penyesuaian indikator menjadi langkah penting dalam memastikan setiap program pemerintah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Diskusi Strategis dan Konsultasi Teknis
Selain sesi materi, kegiatan bimtek juga menghadirkan forum diskusi interaktif, studi kasus, serta konsultasi teknis mengenai berbagai kendala yang sering dihadapi daerah dalam proses penyusunan laporan pemerintahan. Peserta dapat berdialog langsung dengan narasumber berpengalaman untuk memperoleh solusi praktis dan aplikatif.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dan produktif, di mana peserta saling berbagi pengalaman terkait strategi peningkatan capaian kinerja, koordinasi lintas perangkat daerah, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang
Perwakilan dari Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Kupang menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas aparatur pemerintah daerah agar mampu bekerja lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan regulasi.
Melalui keikutsertaan dalam bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Kupang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas pemerintahan, serta mewujudkan birokrasi yang berorientasi pada hasil dan kepuasan masyarakat.
Penawaran Program Bimtek Lanjutan Tahun 2026
Bagi Kementerian, Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan, Kelurahan/Desa, BUMD, BLUD, Rumah Sakit Daerah, Sekolah, Perguruan Tinggi, dan instansi lainnya yang membutuhkan peningkatan kompetensi aparatur, kami membuka kesempatan kerja sama pelaksanaan:
Bimbingan Teknis (Bimtek)
Workshop Nasional
Seminar dan Sosialisasi Regulasi
In House Training
Pendampingan Teknis Instansi
Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM
Pilihan Tema Unggulan Tahun 2026
Penyusunan LKPJ, LPPD dan IKK
Pengelolaan Keuangan Daerah dan SIPD-RI
Penyusunan RKPD, Renja, Renstra dan SAKIP
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Sistem Merit dan Manajemen ASN
Tata Kelola Pemerintahan Desa
SPBE dan Digitalisasi Pelayanan Publik
Kearsipan dan Tata Naskah Dinas
Pengawasan Internal dan Manajemen Risiko
Kompetensi Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik
Optimalisasi PAD dan Pajak Daerah
BLUD dan Manajemen Rumah Sakit Daerah
Fleksibel Sesuai Kebutuhan Instansi
Pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan secara:
Tatap Muka / Offline
Online / Daring
Hybrid Meeting
In House Training di Instansi
Hubungi Kami
📞 INFORMASI & PENDAFTARAN
📲 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
📢 INFO TERBARU 2026
Silakan akses jadwal terbaru melalui website resmi LINKPEMDA.
Segera jadwalkan kegiatan bimtek untuk instansi Anda dan tingkatkan kualitas SDM aparatur menuju pemerintahan modern, profesional, unggul, dan berdaya saing tinggi di Tahun 2026.
Jakarta, 8–9 April 2026 — Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Sorong bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Sorong melaksanakan kegiatan Penyelarasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dengan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM–PPKF) sebagai bagian dari proses penyusunan APBD Kota Sorong Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan ini difasilitasi oleh LINKPEMDA — Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah, sebagai mitra pendamping pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas perencanaan dan penganggaran berbasis regulasi nasional.
Bertempat di Hotel Grand G7 Pasar Baru, Jakarta, kegiatan diikuti pejabat, analis perencanaan, dan pejabat perbendaharaan dari BPKAD dan BAPPEDA Kota Sorong. Fokus utama kegiatan adalah memastikan seluruh proses penyusunan APBD 2026 tersusun secara terarah, sinkron, kredibel, serta mengacu pada kebijakan fiskal nasional.
Menyelaraskan Perencanaan dan Penganggaran Daerah
KUA–PPAS merupakan dokumen strategis dalam penyusunan APBD. Penyelarasan dengan KEM–PPKF menjadi langkah penting agar arah penganggaran Pemerintah Kota Sorong selaras dengan kebijakan ekonomi makro nasional.
Peserta mendapatkan pendalaman materi terkait:
Integrasi KUA–PPAS dengan kerangka KEM–PPKF nasional
Analisis proyeksi fiskal daerah dan ruang fiskal
Penajaman isu strategis dan prioritas pembangunan 2026
Penyusunan serta penyesuaian kerangka pendanaan daerah
Sinkronisasi indikator kinerja dengan dokumen perencanaan OPD
Selain materi kelas, peserta mengikuti sesi diskusi dan studi kasus untuk memastikan pemahaman dapat langsung diterapkan dalam penyusunan dokumen APBD.
Penguatan Kapasitas untuk APBD yang Lebih Responsif
Perwakilan BPKAD Kota Sorong menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat pemahaman tim anggaran terhadap dinamika fiskal dan kebijakan nasional, terutama menghadapi tantangan penyusunan APBD 2026.
BAPPEDA Kota Sorong juga menegaskan bahwa integrasi antara dokumen perencanaan dan penganggaran sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pembangunan, serta memastikan target pembangunan daerah berjalan konsisten dan terukur.
Menuju Penyusunan APBD 2026 yang Lebih Berkualitas
Selama dua hari kegiatan, peserta memperoleh pendampingan intensif dari LINKPEMDA mengenai:
Penyelarasan dokumen KUA–PPAS dengan KEM–PPKF
Perbaikan struktur anggaran
Evaluasi prioritas belanja
Mitigasi risiko fiskal
Melalui proses ini, kegiatan diharapkan mampu:
meningkatkan akurasi dokumen KUA–PPAS,
memperkuat integrasi perencanaan–penganggaran,
memastikan APBD 2026 lebih berkualitas dan berdampak,
serta menjawab tantangan pembangunan Kota Sorong secara komprehensif.
Penutup
Kegiatan penyelarasan KUA–PPAS dengan KEM–PPKF ini menjadi langkah penting dalam peningkatan kualitas perencanaan dan tata kelola anggaran Pemerintah Kota Sorong. Dengan dukungan pelaksanaan oleh LINKPEMDA, Pemerintah Kota Sorong optimis bahwa APBD Tahun 2026 dapat tersusun lebih baik, terarah, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penawaran Lanjutan untuk Instansi Pemerintah di Seluruh Indonesia
Sebagai lembaga yang berkomitmen mendukung peningkatan kualitas tata kelola keuangan dan pembangunan daerah, LINKPEMDA membuka kesempatan bagi:
Seluruh Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Indonesia
untuk mengikuti Bimbingan Teknis, Workshop, dan Pendampingan Teknis dalam berbagai tema strategis, antara lain:
Penyusunan KUA–PPAS dan RKA sesuai regulasi terbaru
Integrasi KUA–PPAS dengan KEM–PPKF
Penguatan SIPD-RI (Perencanaan & Penganggaran)
Penyusunan ASB, SBU, SSH, HSPK
Penyusunan RKPD, Renja OPD, dan Dokumen Kinerja
Analisis belanja & manajemen fiskal daerah
Pendampingan penyusunan APBD secara penuh
Format kegiatan tersedia:
✔ Tatap muka (offline)
✔ Pendampingan langsung / on-site ke daerah
✔ In-house training sesuai kebutuhan OPD
Instansi yang berminat akan menerima:
✔ Undangan resmi
✔ KAK & TOR kegiatan
✔ Proposal penawaran
✔ Jadwal, modul, dan katalog Bimtek
📞 INFORMASI & PENDAFTARAN
WhatsApp: 0813-8766-6605
Website: www.linkpemda.com
Email: info@linkpemda.com