Beranda
Jadwal
Materi
Artikel
Profile
...
Panduan Teknis

Panduan Teknis Penyusunan LAKIP & Evaluasi AKIP Berbasis Kinerja Tahun 2026

Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) dan evaluasi AKIP merupakan instrumen strategis dalam meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan profesionalisme penyelenggaraan pemerintahan. Memasuki Tahun 2026, seluruh ASN dituntut untuk menguasai teknik penyusunan LAKIP yang tepat serta melakukan evaluasi AKIP berbasis kinerja untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif.

Panduan teknis ini disusun sebagai acuan bagi SKPD/OPD dalam memahami dan mengimplementasikan regulasi LAKIP & AKIP secara tepat, guna meminimalkan risiko kesalahan administrasi, temuan audit, dan kelemahan pengendalian kinerja.


Ruang Lingkup Panduan Teknis LAKIP & AKIP 2026

Panduan teknis ini mencakup tahapan utama penyusunan LAKIP dan evaluasi AKIP, yaitu:

1. Perencanaan Kinerja

  • Penyusunan sasaran strategis SKPD/OPD

  • Penetapan indikator kinerja utama (IKU) dan indikator kinerja kegiatan

  • Integrasi rencana kinerja dengan RKPD dan dokumen perencanaan lainnya

2. Penyusunan LAKIP

  • Pengumpulan data kinerja instansi

  • Analisis capaian kinerja dan target yang telah ditetapkan

  • Penyusunan dokumen LAKIP berbasis kinerja yang akurat dan komprehensif

3. Evaluasi AKIP

  • Penilaian capaian kinerja SKPD/OPD terhadap target strategis

  • Identifikasi kendala dan perbaikan proses

  • Penyusunan rekomendasi peningkatan kinerja

4. Integrasi Sistem Pelaporan

  • Penggunaan SAKIP & e-LKD dalam penyusunan LAKIP

  • Sinkronisasi data kinerja dengan laporan keuangan dan perencanaan

  • Penyusunan laporan akuntabel untuk audit dan pemeriksaan

5. Pengendalian, Monitoring, dan Audit Kinerja

  • Pengendalian internal penyusunan LAKIP & AKIP

  • Mitigasi risiko temuan audit dan permasalahan hukum

  • Optimalisasi proses evaluasi kinerja berbasis data


Tantangan LAKIP & AKIP Pemerintah Daerah Tahun 2026

  • Perubahan regulasi dan standar penilaian kinerja yang dinamis

  • Tingginya risiko kesalahan prosedur dalam penyusunan LAKIP

  • Optimalisasi pemanfaatan SAKIP & e-LKD

  • Peningkatan kualitas pengendalian dan temuan audit

  • Keterbatasan pemahaman teknis aparatur mengenai evaluasi kinerja


Tujuan

  • Meningkatkan pemahaman aparatur dalam penyusunan LAKIP Tahun 2026

  • Memperkuat kemampuan evaluasi AKIP berbasis kinerja

  • Mengurangi risiko administrasi dan temuan audit

  • Mendorong pelaporan kinerja yang profesional, transparan, dan akuntabel


PENAWARAN BIMBINGAN TEKNIS NASIONAL

Judul Kegiatan

Bimbingan Teknis Nasional
“Penyusunan LAKIP & Evaluasi AKIP Berbasis Kinerja Tahun 2026”


Materi Bimbingan Teknis

  • Kebijakan dan regulasi LAKIP & AKIP terbaru Tahun 2026

  • Perencanaan kinerja SKPD/OPD dan penyusunan indikator kinerja

  • Pengumpulan data dan analisis capaian kinerja

  • Penyusunan LAKIP berbasis kinerja

  • Evaluasi AKIP dan penyusunan rekomendasi peningkatan kinerja

  • Integrasi sistem SAKIP & e-LKD dalam pelaporan kinerja

  • Studi kasus dan praktik terbaik evaluasi kinerja instansi pemerintah


👥 Sasaran Peserta

  • Kepala SKPD/OPD

  • Pejabat Pengelola Informasi & Evaluasi Kinerja

  • Pejabat Administrator dan Pengawas terkait

  • Staf Perencana dan pejabat teknis lainnya


Metode Pelaksanaan

  • Pemaparan kebijakan dan teknis

  • Diskusi permasalahan nyata di instansi peserta

  • Studi kasus LAKIP & AKIP

  • Tanya jawab dan rekomendasi teknis


JADWAL PELAKSANAAN

Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok


Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

Paket

Keterangan

  Biaya

Paket  A

 Penginapan Single

   Rp 5.500.000

Paket  B

 Penginapan Twin Share

   Rp 5.000.000

Paket  C

 Non Akomodasi

   Rp 4.000.000

Paket  D

 Online via Zoom

   Rp 3.000.000


PEMBAYARAN

Pembayaran dapat dilakukan:

  • On the spot saat registrasi

  • Atau transfer ke:

Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA


FASILITAS PESERTA

✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)


KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

January 05, 2026 / Artikel Selengkapnya...
...
Bimtek & Diklat 2026

Lembaga Bimtek dan Diklat Nasional 2026 untuk ASN & Pemerintah Daerah

🔷 PENAWARAN BIMBINGAN TEKNIS (BIMTEK) & PELATIHAN NASIONAL 2026

🔷 UNTUK SELURUH SKPD PROVINSI / KABUPATEN / KOTA SE-INDONESIA

Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas ASN, penguatan tata kelola pemerintahan, serta implementasi regulasi nasional terbaru Tahun 2026, LINKPEMDA (Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah) menawarkan Program Bimtek & Pelatihan Nasional bagi seluruh SKPD se-Indonesia.

Program dirancang komprehensif, aplikatif, dan berbasis regulasi, disesuaikan dengan kebutuhan instansi pemerintah daerah.

📚 MATERI BIMTEK & PELATIHAN LENGKAP TAHUN 2026

🔹 A. KEUANGAN DAERAH

✔ Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu

✔ SIPD/SIKD, e-Budgeting, e-SPM

✔ Penyusunan APBD, RKA, DPA, DPPA

✔ Penatausahaan & Pertanggungjawaban Bendahara

✔ Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual

✔ Penyusunan Laporan Keuangan Daerah

✔ BLUD RSUD & Puskesmas (RBA & Tata Kelola)

🔹 B. PERENCANAAN PEMBANGUNAN

✔ RPJMD, Renstra OPD

✔ RKPD & Renja OPD

✔ Integrasi Perencanaan dan Penganggaran

✔ Monitoring & Evaluasi Pembangunan Daerah

🔹 C. KINERJA & REFORMASI BIROKRASI

✔ SAKIP, AKIP & LAKIP

✔ Pohon Kinerja & Cascading OPD

✔ Indikator Kinerja Utama (IKU)

✔ Evaluasi Kinerja & Reformasi Birokrasi (RB)

✔ Zona Integritas (ZI) WBK/WBBM

🔹 D. PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH

✔ Implementasi Perpres PBJ Terbaru

✔ Perencanaan Pengadaan

✔ E-Purchasing & E-Katalog

✔ Manajemen Kontrak

✔ Mitigasi Risiko & Sengketa PBJ

🔹 E. MANAJEMEN ASN

✔ Manajemen Kinerja ASN

✔ TPP ASN

✔ Analisis Jabatan (Anjab) & ABK

✔ Disiplin & Kode Etik ASN

✔ Pengembangan Kompetensi ASN

🔹 F. ORGANISASI & KELEMBAGAAN

✔ Peta Proses Bisnis Instansi

✔ Tata Naskah Dinas

✔ SOP Administrasi Pemerintahan

✔ Evaluasi Kelembagaan & Tata Laksana

🔹 G. DIGITALISASI & PELAYANAN PUBLIK

✔ SPBE

✔ Transformasi Digital Pemerintah

✔ Pelayanan Publik Berbasis Kinerja

✔ Sistem Informasi Pemerintahan

👥 SASARAN PESERTA

✔ Seluruh SKPD Provinsi / Kabupaten / Kota

✔ Pimpinan OPD

✔ Pejabat Administrator & Pengawas

✔ Pejabat Perencana & Keuangan

✔ ASN Teknis terkait

🏛 METODE PELAKSANAAN

✔ Tatap Muka (Klasikal)

✔ Online (Zoom Meeting)

✔ Hybrid

✔ In-House Training (disesuaikan kebutuhan instansi)

⭐ KEUNGGULAN LINKPEMDA

✔ Materi update regulasi nasional 2026

✔ Narasumber praktisi & ahli pemerintahan

✔ Pendekatan praktis & studi kasus

✔ Sertifikat resmi kegiatan

✔ Jadwal fleksibel sesuai kebutuhan SKPD

📣 Segera jadwalkan Bimtek & Pelatihan di instansi Anda bersama LINKPEMDA.

📞 Informasi & Pendaftaran Resmi:

🌐 Website: https://linkpemda.com

📧 Email: info@linkpemda.com

📱 WhatsApp: 0813-8766-6605

#BimtekNasional2026 #PelatihanASN #PelatihanSKPD #LINKPEMDA #KeuanganDaerah #SAKIP #PBJ #TPPASN #SPBE #ReformasiBirokrasi

January 04, 2026 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

TPP ASN Tahun 2026: Kebijakan, Perhitungan, dan Pengendalian Beban APBD

Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN merupakan instrumen strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan kinerja, disiplin, dan kesejahteraan aparatur. Memasuki Tahun 2026, pemerintah daerah dituntut untuk mengelola TPP ASN secara patuh regulasi, berbasis kinerja, objektif, serta selaras dengan kemampuan keuangan daerah.

Namun dalam praktiknya, masih banyak OPD menghadapi kendala dalam penyusunan dan implementasi kebijakan TPP ASN. Ketidaktepatan indikator kinerja, perhitungan yang belum akurat, hingga lemahnya pengendalian sering menimbulkan risiko administratif, pemborosan anggaran, bahkan potensi temuan pemeriksaan.

Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya beban APBD, menurunnya efektivitas kebijakan TPP sebagai instrumen kinerja, serta berkurangnya kepercayaan publik terhadap tata kelola keuangan daerah.


Tantangan Nyata ASN dan OPD dalam Pengelolaan TPP ASN Tahun 2026

  • Kebijakan TPP ASN belum sepenuhnya berbasis kinerja dan disiplin

  • Indikator kinerja TPP tidak selaras dengan SAKIP dan kinerja OPD

  • Perhitungan TPP berpotensi tidak sesuai kemampuan keuangan daerah

  • Lemahnya pengendalian internal pembayaran TPP

  • Risiko temuan pemeriksaan akibat ketidaksesuaian regulasi


Mengapa Pengelolaan TPP ASN Tahun 2026 Semakin Krusial?

  • Kebijakan nasional menekankan penguatan kinerja ASN dan disiplin aparatur

  • TPP ASN memiliki kontribusi signifikan terhadap struktur belanja pegawai

  • Evaluasi kinerja daerah menuntut keterkaitan TPP dengan capaian kinerja

  • Beban APBD perlu dikendalikan agar tetap sehat dan berkelanjutan

  • Kepatuhan regulasi TPP berpengaruh langsung terhadap penilaian tata kelola daerah


Strategi Kunci ASN dan OPD Mengelola TPP ASN Tahun 2026

  • Memahami kebijakan dan regulasi TPP ASN secara komprehensif

  • Menyusun indikator kinerja TPP yang objektif, terukur, dan selaras dengan SAKIP

  • Melakukan perhitungan TPP secara rasional dan sesuai kemampuan keuangan daerah

  • Memperkuat sistem pengendalian internal pembayaran TPP

  • Mengintegrasikan TPP dengan sistem kepegawaian dan kinerja

  • Melakukan mitigasi risiko hukum dan temuan pemeriksaan secara sistematis


Penawaran Bimbingan Teknis Nasional

Judul Kegiatan

Bimbingan Teknis Nasional
“TPP ASN Tahun 2026: Kebijakan, Perhitungan, dan Pengendalian Beban APBD”


Tujuan Kegiatan

Bimtek ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pemahaman ASN terhadap kebijakan TPP ASN Tahun 2026

  • Memberikan panduan teknis penyusunan dan perhitungan TPP ASN berbasis kinerja

  • Meminimalkan risiko kesalahan administrasi dan temuan pemeriksaan

  • Mengendalikan beban belanja pegawai agar tidak membebani APBD

  • Mendorong penerapan TPP ASN yang adil, objektif, dan akuntabel


Materi Bimbingan Teknis

  • Arah Kebijakan Nasional TPP ASN Tahun 2026

  • Regulasi dan Prinsip Penetapan TPP ASN

  • Penyusunan Indikator Kinerja TPP ASN Berbasis SAKIP

  • Mekanisme dan Simulasi Perhitungan TPP ASN

  • Strategi Pengendalian Beban APBD melalui TPP

  • Integrasi TPP dengan Sistem Kepegawaian dan Kinerja

  • Potensi Risiko Hukum dan Pencegahan Temuan Pemeriksaan

  • Studi Kasus Implementasi TPP ASN di Pemerintah Daerah


Sasaran Peserta

  • Sekretaris Daerah

  • Kepala BKD/BKPSDM

  • Kepala BPKAD

  • Inspektorat/APIP

  • Pejabat Pengelola Keuangan Daerah

  • Tim Penyusun dan Pengelola TPP ASN

  • Pejabat Administrator dan Pengawas


Metode Pelaksanaan

  • Pemaparan kebijakan dan regulasi terbaru

  • Diskusi permasalahan nyata pengelolaan TPP ASN

  • Studi kasus dan simulasi perhitungan

  • Sharing best practice dan mitigasi risiko


JADWAL PELAKSANAAN

Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok


Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

Paket

Keterangan

  Biaya

Paket  A

 Penginapan Single

   Rp 5.500.000

Paket  B

 Penginapan Twin Share

   Rp 5.000.000

Paket  C

 Non Akomodasi

   Rp 4.000.000

Paket  D

 Online via Zoom

   Rp 3.000.000


PEMBAYARAN

Pembayaran dapat dilakukan:

  • On the spot saat registrasi

  • Atau transfer ke:

Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA


FASILITAS PESERTA

✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)


KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

January 04, 2026 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

Update Regulasi Keuangan Daerah Tahun 2026: Panduan Lengkap ASN dan OPD

Pengelolaan keuangan daerah yang patuh regulasi merupakan fondasi utama terciptanya tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Memasuki Tahun 2026, ASN dan OPD dituntut untuk memahami serta menyesuaikan pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dengan berbagai pembaruan kebijakan dan regulasi yang berlaku.

Namun dalam praktiknya, banyak OPD masih menghadapi kendala dalam memahami perubahan regulasi keuangan daerah dan implikasinya terhadap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pelaporan keuangan. Ketidaksinkronan pemahaman regulasi sering menimbulkan kesalahan administrasi, keterlambatan pelaksanaan anggaran, hingga potensi temuan pemeriksaan.

Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas pengelolaan APBD, lemahnya akuntabilitas kinerja keuangan, serta berkurangnya efektivitas OPD dalam mendukung pencapaian target pembangunan daerah.


Tantangan Nyata ASN dan OPD dalam Implementasi Regulasi Keuangan 2026

  • Perubahan regulasi belum dipahami secara menyeluruh oleh OPD

  • Ketidaksesuaian antara perencanaan, penganggaran, dan ketentuan terbaru

  • Pelaksanaan anggaran tidak sepenuhnya mengikuti regulasi yang berlaku

  • Penatausahaan dan pelaporan keuangan belum konsisten dengan aturan terbaru

  • Risiko temuan pemeriksaan akibat kesalahan interpretasi regulasi


Mengapa Update Regulasi Keuangan Daerah 2026 Semakin Krusial?

  • Kebijakan nasional menekankan penguatan akuntabilitas dan transparansi keuangan daerah

  • Evaluasi kinerja daerah menuntut kepatuhan penuh terhadap regulasi keuangan

  • Integrasi sistem keuangan daerah (SIPD/SIKD) mensyaratkan kesesuaian regulasi

  • Tanggung jawab ASN dan OPD terhadap pengelolaan APBD semakin diperketat

  • Kepatuhan regulasi berpengaruh langsung terhadap kinerja OPD dan kepercayaan publik


Strategi Kunci ASN dan OPD Menghadapi Regulasi Keuangan Daerah 2026

  • Memahami pembaruan kebijakan dan regulasi keuangan daerah secara komprehensif

  • Menyesuaikan perencanaan dan penganggaran dengan ketentuan terbaru

  • Meningkatkan ketertiban pelaksanaan dan penatausahaan keuangan daerah

  • Memperkuat integrasi keuangan daerah dengan SIPD dan sistem kinerja

  • Menyiapkan dokumentasi dan pelaporan keuangan sesuai regulasi

  • Melakukan mitigasi risiko hukum dan temuan pemeriksaan secara sistematis


Penawaran Bimbingan Teknis Nasional

Judul Kegiatan

Bimbingan Teknis Nasional
“Update Regulasi Keuangan Daerah Tahun 2026: Panduan Lengkap bagi ASN dan OPD”


Tujuan Kegiatan

Bimtek ini bertujuan untuk:

  • Meningkatkan pemahaman ASN terhadap regulasi keuangan daerah terbaru Tahun 2026

  • Memberikan panduan praktis implementasi regulasi keuangan daerah bagi OPD

  • Meminimalkan kesalahan administrasi dan risiko temuan pemeriksaan

  • Memperkuat kepatuhan pengelolaan APBD terhadap peraturan perundang-undangan

  • Mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan


Materi Bimbingan Teknis

  • Arah Kebijakan Nasional Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026

  • Update Regulasi Keuangan Daerah dan Implikasinya bagi OPD

  • Perencanaan dan Penganggaran APBD sesuai Ketentuan Terbaru

  • Pelaksanaan dan Penatausahaan Keuangan Daerah

  • Pertanggungjawaban dan Pelaporan Keuangan Daerah

  • Integrasi Regulasi Keuangan dengan SIPD dan Sistem Kinerja

  • Potensi Risiko Hukum dan Pencegahan Temuan Pemeriksaan

  • Studi Kasus Implementasi Regulasi Keuangan Daerah


Sasaran Peserta

  • Kepala OPD dan Sekretaris OPD

  • Pejabat Pengelola Keuangan Daerah

  • Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK-OPD)

  • Bendahara Penerimaan dan Pengeluaran

  • Tim perencana dan pengelola anggaran OPD


Metode Pelaksanaan

  • Pemaparan kebijakan dan regulasi terbaru

  • Diskusi permasalahan nyata di OPD

  • Studi kasus implementasi regulasi keuangan daerah

  • Sharing best practice dan mitigasi risiko


JADWAL PELAKSANAAN

Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok


Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

Paket

Keterangan

  Biaya

Paket  A

 Penginapan Single

   Rp 5.500.000

Paket  B

 Penginapan Twin Share

   Rp 5.000.000

Paket  C

 Non Akomodasi

   Rp 4.000.000

Paket  D

 Online via Zoom

   Rp 3.000.000


PEMBAYARAN

Pembayaran dapat dilakukan:

  • On the spot saat registrasi

  • Atau transfer ke:

Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA


FASILITAS PESERTA

✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)


KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

January 03, 2026 / Artikel Selengkapnya...
...
Artikel dan Berita

Panduan Teknis Implementasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) Terbaru Tahun 2026

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) merupakan instrumen strategis dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Memasuki Tahun 2026, pemerintah daerah dituntut untuk semakin memperkuat tata kelola PBJ yang efisien, transparan, akuntabel, serta patuh terhadap regulasi terbaru.

Panduan teknis ini disusun sebagai acuan bagi SKPD/OPD dalam memahami dan mengimplementasikan kebijakan PBJ secara tepat, guna meminimalkan risiko kesalahan administrasi, potensi permasalahan hukum, serta temuan pemeriksaan.


Ruang Lingkup Panduan Teknis PBJ 2026

Panduan teknis ini mencakup tahapan utama pengadaan barang/jasa pemerintah, yaitu:

1. Perencanaan Pengadaan

  • Penyusunan Rencana Umum Pengadaan (RUP)

  • Kesesuaian perencanaan PBJ dengan dokumen perencanaan dan penganggaran

  • Penetapan metode pengadaan yang tepat

  • Penganggaran dan penjadwalan pengadaan

2. Persiapan Pengadaan

  • Penetapan PA/KPA, PPK, Pejabat Pengadaan, dan Pokja

  • Penyusunan spesifikasi teknis/KAK

  • Penyusunan HPS secara akuntabel

  • Penyiapan dokumen pemilihan

3. Pelaksanaan Pengadaan

  • Pelaksanaan pemilihan penyedia

  • Pengadaan melalui e-Katalog dan e-Purchasing

  • Evaluasi penawaran dan penetapan penyedia

  • Penandatanganan kontrak

4. Pelaksanaan Kontrak

  • Pengendalian pelaksanaan kontrak

  • Perubahan kontrak dan adendum

  • Pengawasan mutu, waktu, dan biaya

  • Serah terima hasil pekerjaan

5. Pengendalian, Monitoring, dan Evaluasi

  • Pengendalian internal PBJ

  • Dokumentasi dan administrasi pengadaan

  • Mitigasi risiko dan pencegahan permasalahan hukum

  • Kesiapan menghadapi audit dan pemeriksaan


Tantangan PBJ Pemerintah Daerah Tahun 2026

  • Dinamika perubahan kebijakan dan regulasi PBJ

  • Tingginya risiko kesalahan prosedur

  • Optimalisasi pemanfaatan sistem pengadaan elektronik

  • Peningkatan pengawasan dan potensi temuan pemeriksaan

  • Keterbatasan pemahaman teknis aparatur PBJ


Tujuan 

  • Meningkatkan pemahaman aparatur terhadap implementasi PBJ terbaru Tahun 2026

  • Memperkuat kemampuan teknis pelaku PBJ di lingkungan SKPD/OPD

  • Mengurangi risiko administrasi dan permasalahan hukum PBJ

  • Mendorong PBJ yang profesional, transparan, dan akuntabel


PENAWARAN BIMBINGAN TEKNIS NASIONAL

Judul Kegiatan

Bimbingan Teknis Nasional
“Panduan Teknis Implementasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) Terbaru Tahun 2026”


Materi Bimbingan Teknis

  1. Kebijakan dan Regulasi PBJ Pemerintah Terbaru Tahun 2026

  2. Perencanaan Pengadaan dan Penyusunan RUP

  3. Tugas dan Tanggung Jawab PA, KPA, PPK, Pejabat Pengadaan, dan Pokja

  4. Penyusunan Spesifikasi Teknis dan HPS

  5. Pelaksanaan PBJ melalui e-Katalog dan e-Purchasing

  6. Pengendalian Kontrak dan Manajemen Risiko PBJ

  7. Pencegahan Permasalahan Hukum dan Temuan Pemeriksaan

  8. Studi Kasus dan Best Practice PBJ Pemerintah Daerah


👥 Sasaran Peserta

  • PA/KPA

  • PPK

  • Pejabat Pengadaan

  • Pokja Pemilihan

  • PPTK

  • Aparatur SKPD/OPD terkait PBJ


Metode Pelaksanaan

  • Pemaparan kebijakan dan teknis

  • Diskusi permasalahan nyata

  • Studi kasus PBJ

  • Tanya jawab dan rekomendasi teknis


JADWAL PELAKSANAAN

Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)

📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok


Pilihan Paket & Kontribusi Peserta

Paket

Keterangan

  Biaya

Paket  A

 Penginapan Single

   Rp 5.500.000

Paket  B

 Penginapan Twin Share

   Rp 5.000.000

Paket  C

 Non Akomodasi

   Rp 4.000.000

Paket  D

 Online via Zoom

   Rp 3.000.000


PEMBAYARAN

Pembayaran dapat dilakukan:

  • On the spot saat registrasi

  • Atau transfer ke:

Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA


FASILITAS PESERTA

✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)


KONTAK RESMI

📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com

January 03, 2026 / Artikel Selengkapnya...

Tingkatkan Skill Anda Bersama LINKPEMDA