Bimbingan Teknis (Bimtek), Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), serta berbagai program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah terus menjadi kebutuhan utama di era reformasi birokrasi. Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat daerah, hingga tenaga teknis perlu memahami regulasi terbaru agar pelaksanaan pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, dan pelayanan publik berjalan sesuai aturan.
Ikuti Bimtek, Diklat, dan Pelatihan Pemerintahan resmi 2025/2026 bersama LINK PEMDA. Materi terbaru: keuangan daerah, ASN, pengadaan barang/jasa, BLUD, hingga reformasi birokrasi. Jadwal lengkap
📑 Bidang Materi Bimtek & Diklat
Bimtek Keuangan Daerah & Pengelolaan APBD
Implementasi Permendagri No. 77 Tahun 2020
Optimalisasi PAD & pajak/retribusi daerah
Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Daerah (RKPD/RKA)
Bimtek ASN & Manajemen Kepegawaian
TPP ASN sesuai Permendagri No. 15 Tahun 2024
Implementasi UU ASN No. 20 Tahun 2023
Pengelolaan PPPK, CPNS, dan Sistem Merit
Bimtek Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ)
Implementasi Perpres No. 46 Tahun 2025
Pemanfaatan e-Katalog, e-Purchasing, dan Marketplace Pemerintah
Peran UMKM & produk dalam negeri dalam PBJ
Bimtek Kesehatan & BLUD
Pengelolaan Keuangan BLUD RSUD & Puskesmas
Penyusunan RBA (Rencana Bisnis & Anggaran)
Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) & Integrasi Layanan Primer (ILP)
Bimtek Tata Kelola Pemerintahan & Reformasi Birokrasi
Penyusunan Peta Proses Bisnis Instansi Pemerintah
Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP)
SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik)
🎯 Sasaran Peserta
Pejabat Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang keuangan, kepegawaian, dan pengadaan barang/jasa.
Pimpinan RSUD, Puskesmas, dan BLUD daerah.
Aparat pengawas internal (APIP) dan bendahara.
🏢 Penyelenggara Resmi
Kegiatan ini diselenggarakan oleh LINK PEMDA (Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah), lembaga resmi di bawah binaan Kementerian Dalam Negeri RI (Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum).
LINK PEMDA telah berpengalaman menyelenggarakan berbagai kegiatan Bimtek, Diklat, dan pelatihan nasional untuk meningkatkan kapasitas SDM aparatur pemerintah.
📅 Jadwal & Informasi Pendaftaran
Agenda Bimtek dan Diklat terbaru 2025/2026 dapat diikuti secara:
Tatap muka (offline) di hotel berbintang berbagai daerah.
Online (virtual class) melalui platform resmi.
👉 Informasi lengkap, jadwal kegiatan, serta pendaftaran dapat diakses melalui:
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605 (Bapak Andi Hasan Lamba)
Bimtek dan Diklat resmi tahun 2025/2026 menjadi momentum penting bagi seluruh aparatur pemerintah untuk memperkuat kapasitas, memahami regulasi terbaru, serta meningkatkan profesionalisme dalam tata kelola pemerintahan.
Dengan mengikuti kegiatan yang diselenggarakan secara resmi oleh LINK PEMDA, peserta akan memperoleh ilmu praktis, pemahaman regulasi, serta sertifikat resmi yang dapat menunjang kinerja dan karier di bidang pemerintahan.
Perencanaan pembangunan daerah kini diarahkan agar lebih adaptif, terukur, dan berbasis kinerja. Hal ini sejalan dengan amanat UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, serta Permendagri No. 86 Tahun 2017 yang menjadi pedoman penyusunan dokumen perencanaan.
Bimtek ini bertujuan untuk membekali OPD dan perencana daerah agar mampu menyusun RPJPD, RPJMD, dan Renstra SKPD yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional dan daerah. Dengan demikian, arah kebijakan pembangunan menjadi lebih fokus dan berdampak nyata.
Materi utama mencakup penyusunan visi-misi kepala daerah, perumusan indikator kinerja utama (IKU), hingga strategi pencapaian sasaran pembangunan jangka menengah dan panjang. Selain itu, juga dibahas integrasi antara dokumen perencanaan daerah dengan RKP Nasional.
Dasar hukum penyelenggaraan kegiatan ini meliputi UU No. 25/2004, UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan Permendagri No. 86/2017. Ketiga aturan tersebut menjadi acuan pokok dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah.
Dengan mengikuti bimtek ini, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun dokumen perencanaan yang lebih sistematis, akuntabel, serta dapat diukur capaian kinerjanya, sehingga pembangunan lebih tepat sasaran.
Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ) terus mengalami perkembangan, terutama setelah terbitnya Perpres No. 46 Tahun 2025 dan Peraturan LKPP No. 2 Tahun 2025. Regulasi terbaru ini menekankan pada digitalisasi penuh proses pengadaan melalui SPSE, serta penguatan penggunaan produk dalam negeri dan pemberdayaan UMKM lokal.
Bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada ASN, pejabat pengadaan, dan OPD terkait mengenai implementasi aturan baru dalam proses PBJ. Fokus utamanya adalah bagaimana pemerintah daerah dapat menyesuaikan diri dengan kebijakan terbaru yang lebih transparan dan akuntabel.
Materi utama yang dibahas meliputi: penguatan sistem e-procurement, ketentuan penunjukan langsung untuk program prioritas nasional, serta strategi pengadaan ramah UMKM. Selain itu, peserta juga akan mempelajari praktik terbaik untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam proses PBJ.
Dasar hukum kegiatan ini adalah Perpres No. 46/2025, PerLKPP No. 2/2025, UU No. 23 Tahun 2014, serta UU HKPD No. 1 Tahun 2022. Seluruh regulasi tersebut menjadi acuan utama dalam pengadaan daerah saat ini.
Melalui bimtek ini, ASN diharapkan lebih memahami aturan terbaru, mengurangi risiko kesalahan prosedural, dan memastikan setiap rupiah belanja daerah tepat sasaran, transparan, serta bermanfaat bagi masyarakat.
Reformasi birokrasi semakin dipertegas dengan hadirnya UU ASN No. 20 Tahun 2023, yang menjadi tonggak penting dalam manajemen aparatur sipil negara. Peraturan ini menekankan sistem merit, disiplin ASN, serta penerapan manajemen berbasis kinerja.
Tujuan bimtek ini adalah membekali ASN dan pejabat pengelola kepegawaian dengan pemahaman terbaru terkait regulasi ASN, sehingga pengelolaan SDM pemerintahan lebih profesional, akuntabel, dan selaras dengan kebutuhan daerah.
Materi utama yang akan dibahas meliputi: mekanisme mutasi dan rotasi jabatan yang kini dibatasi maksimal enam bulan, kenaikan batas usia pensiun ASN, penguatan kode etik, serta sistem disiplin yang lebih tegas. Selain itu, juga dikaji penerapan Talent Pool dan perencanaan kebutuhan pegawai berbasis digital.
Dasar hukum kegiatan ini adalah UU ASN No. 20/2023, PP Manajemen ASN terbaru, serta aturan teknis dari BKN dan KemenPAN-RB. Semua regulasi ini menjadi fondasi baru dalam tata kelola ASN.
Dengan mengikuti bimtek ini, ASN akan lebih memahami hak, kewajiban, serta standar kinerja yang harus dipenuhi, sehingga pelayanan publik menjadi lebih optimal dan profesional.
Panduan implementasi kebijakan keuangan daerah 2025 sesuai Perpres 72/2025 dan Permendagri 77/2020. Lengkap dengan solusi Bimtek untuk Pemda.
Pengelolaan keuangan daerah tahun 2025 mengalami sejumlah perubahan penting seiring terbitnya regulasi terbaru dari Pemerintah Pusat. Hal ini menuntut Pemerintah Daerah untuk semakin cermat dalam menyusun perencanaan, penganggaran, hingga pertanggungjawaban keuangan.
Salah satu regulasi terbaru yang menjadi perhatian adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2025 tentang Standar Harga Satuan Regional (SHSR). Perpres ini memberikan acuan bagi daerah dalam menetapkan standar biaya agar lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, Permendagri 77 Tahun 2020 tetap menjadi pedoman utama dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait siklus APBD, penatausahaan, serta laporan pertanggungjawaban. Dengan hadirnya aturan baru, maka perlu dilakukan penyesuaian agar tata kelola keuangan daerah berjalan sesuai prinsip good governance.
Mengapa penting bagi Pemerintah Daerah?
Mencegah kesalahan dalam penyusunan anggaran.
Memberikan kepastian hukum dalam penggunaan dana APBD.
Meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik.
Menjadi dasar dalam perencanaan program prioritas tahun 2025/2026.
Solusi Melalui Bimtek
LINKPEMDA sebagai lembaga pelatihan dan pengembangan SDM aparatur, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Daerah 2025 untuk mendukung pemahaman aparatur mengenai regulasi terbaru.
📌 Topik utama yang dibahas:
Implementasi Perpres 72 Tahun 2025 tentang SHSR.
Pengelolaan APBD sesuai Permendagri 77 Tahun 2020.
Strategi optimalisasi PAD.
Penyusunan laporan keuangan berbasis kinerja.
Dengan mengikuti pelatihan ini, diharapkan aparatur daerah mampu menerapkan kebijakan terbaru secara tepat, sehingga tata kelola keuangan daerah semakin berkualitas.