DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TAHUN 2026
Bendahara Pemerintah Daerah memiliki peran strategis sekaligus posisi paling rawan risiko dalam pengelolaan keuangan daerah. Memasuki tahun 2026, tuntutan akuntabilitas, transparansi, serta kepatuhan terhadap regulasi keuangan daerah semakin meningkat, seiring dengan penguatan pengawasan oleh APIP dan BPK.
Dalam praktiknya, banyak permasalahan bendahara tidak bersumber dari unsur kesengajaan, melainkan akibat ketidaktepatan prosedur, lemahnya pemahaman risiko, serta kesalahan dalam pertanggungjawaban keuangan. Oleh karena itu, bendahara membutuhkan strategi yang tepat agar dapat menjalankan tugas secara profesional, aman, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tantangan Bendahara Pemerintah Tahun 2026
Beberapa tantangan utama yang dihadapi bendahara pemerintah daerah pada tahun 2026 antara lain:
Risiko hukum dan administrasi atas pengelolaan kas
Kesalahan dalam pengelolaan UP, GU, TU, dan LS
Pertanggungjawaban SPJ yang lengkap secara administrasi tetapi lemah secara substansi
Risiko perpajakan bendahara yang sering terabaikan
Ketidaksinkronan data SIPD dengan dokumen fisik
Tekanan perintah atasan yang berpotensi menimbulkan pelanggaran
Tanpa strategi yang aman dan terukur, bendahara berpotensi menjadi pihak yang paling terdampak apabila terjadi temuan pemeriksaan.
Strategi Aman Bendahara dalam Pengelolaan Keuangan Daerah
Strategi aman bendahara tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga mencakup:
Pemahaman risiko pribadi bendahara dalam setiap transaksi
Pengelolaan kas yang tertib, terkontrol, dan terdokumentasi
Pertanggungjawaban keuangan berbasis kewajaran dan kepatuhan
Penguasaan tanggung jawab perpajakan bendahara
Hubungan kerja yang jelas antara bendahara, PPK, dan PPTK
Kesiapan menghadapi pemeriksaan dan penyelesaian temuan
Strategi tersebut perlu dipahami dan dilatih secara sistematis melalui bimbingan teknis yang aplikatif.
Penawaran Bimbingan Teknis Nasional
Judul Kegiatan
Bimbingan Teknis Nasional
“Strategi Aman Bendahara dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026”
Tujuan Kegiatan
Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk:
Meningkatkan pemahaman bendahara terhadap risiko hukum dan administrasi
Membekali bendahara dengan strategi pengelolaan kas yang aman
Meningkatkan kualitas pertanggungjawaban keuangan bendahara
Memperkuat kesiapan bendahara dalam menghadapi pemeriksaan APIP dan BPK
Materi Bimbingan Teknis
Manajemen Risiko Pribadi Bendahara Pemerintah
Pengelolaan Kas UP, GU, TU, dan LS yang Aman dan Tertib
Pertanggungjawaban Bendahara Berbasis Substansi
Kesalahan Bendahara yang Sering Menjadi Temuan BPK
Hubungan Tugas dan Tanggung Jawab Bendahara dengan PPK dan PPTK
Tanggung Jawab Perpajakan Bendahara Pemerintah
Sinkronisasi SIPD dengan Dokumen Pertanggungjawaban
Strategi Menghadapi dan Menyelesaikan Temuan Pemeriksaan
Etika dan Integritas Bendahara dalam Pelaksanaan Tugas
Sasaran Peserta
Bendahara Pengeluaran dan Bendahara Penerimaan
Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK)
PPTK dan staf pengelola keuangan OPD
Kuasa BUD dan pejabat terkait
Metode Pelaksanaan
Pemaparan materi regulatif dan praktik terbaik
Studi kasus nyata pengelolaan keuangan bendahara
Diskusi interaktif dan tanya jawab
Simulasi penyelesaian permasalahan bendahara
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
Pengelolaan Keuangan Daerah merupakan salah satu aspek paling krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tahun 2026 menjadi periode strategis karena pemerintah daerah dituntut untuk semakin akuntabel, transparan, dan patuh regulasi, seiring penguatan sistem pengawasan, audit BPK, serta penerapan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD RI) secara penuh.
Berbagai temuan audit dan evaluasi nasional menunjukkan bahwa kelemahan pengelolaan keuangan daerah masih banyak terjadi pada aspek perencanaan anggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi aparatur pengelola keuangan daerah menjadi kebutuhan wajib dan berkelanjutan.
Kerangka Regulasi Pengelolaan Keuangan Daerah
Pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah tahun 2026 tetap mengacu pada regulasi utama, antara lain:
UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah
Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Kebijakan penganggaran dan pelaporan APBD tahun anggaran berjalan
Integrasi perencanaan dan penganggaran melalui SIPD RI
Regulasi tersebut menegaskan bahwa seluruh tahapan pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban, harus dilakukan secara tertib, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Tantangan Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026
Beberapa tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah antara lain:
Penyesuaian kebijakan APBD dengan dinamika regulasi nasional
Optimalisasi peran PA, KPA, PPK, PPTK, dan Bendahara
Integrasi perencanaan, penganggaran, dan pelaporan dalam SIPD RI
Pencegahan kesalahan administrasi yang berpotensi menjadi temuan audit
Peningkatan kualitas laporan keuangan daerah
Tantangan tersebut menuntut aparatur pengelola keuangan untuk tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menguasai aspek teknis dan praktik terbaik di lapangan.
Pentingnya Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah
Bimbingan teknis Pengelolaan Keuangan Daerah menjadi instrumen strategis untuk:
Menyelaraskan pemahaman aparatur terhadap regulasi terbaru
Meningkatkan kepatuhan dan kualitas tata kelola keuangan
Meminimalisir risiko kesalahan administrasi dan temuan audit
Mendorong terwujudnya pengelolaan APBD yang efektif dan akuntabel
Melalui pelatihan yang terstruktur dan berbasis praktik, pemerintah daerah diharapkan mampu melaksanakan pengelolaan keuangan secara profesional sesuai ketentuan perundang-undangan.
📄 MATERI PENAWARAN KEGIATAN (SIAP KIRIM)
PENAWARAN
Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026
Berbasis Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 dan SIPD RI
Latar Belakang
Dalam rangka mendukung terwujudnya tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan patuh terhadap regulasi, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur pengelola keuangan daerah. Sejalan dengan penerapan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 dan optimalisasi SIPD RI, LINKPEMDA menawarkan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026.
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan pemahaman aparatur terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah
Memperkuat kemampuan teknis pengelolaan APBD secara tertib dan akuntabel
Mengurangi potensi kesalahan administrasi dan temuan pemeriksaan
Mendukung peningkatan kualitas laporan keuangan daerah
Materi Pokok
Kebijakan Nasional Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2026
Implementasi Permendagri Nomor 77 Tahun 2020
Peran dan Tanggung Jawab PA, KPA, PPK, PPTK, dan Bendahara
Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah
Integrasi Pengelolaan Keuangan melalui SIPD RI
Studi Kasus dan Pembahasan Temuan Audit
Sasaran Peserta
Pejabat Pengelola Keuangan Daerah
PA/KPA, PPK, PPTK
Bendahara Penerimaan dan Pengeluaran
Aparatur OPD terkait pengelolaan keuangan
JADWAL PELAKSANAAN
Periode: Januari – Desember 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom)
📍 Lokasi:
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Makassar, Lombok
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 diproyeksikan tetap menjadi salah satu jalur utama pemenuhan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tingkat pusat dan daerah. Tingginya jumlah pelamar setiap tahun menuntut calon peserta CPNS untuk memiliki strategi belajar yang terarah, sistematis, dan berbasis pemahaman kebijakan nasional.
Salah satu tahapan krusial dalam seleksi CPNS adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Kegagalan pada tahap SKD akan menggugurkan peserta untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Oleh karena itu, diperlukan pembekalan awal yang tepat agar peserta memahami pola soal, ruang lingkup materi, serta pendekatan strategis dalam menghadapi SKD CPNS 2026.
Mengapa Fokus pada SKD & TWK CPNS 2026?
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga pemahaman nilai-nilai kebangsaan, etika ASN, serta konteks kebijakan publik nasional. Materi TWK mencakup:
Pancasila dan implementasinya dalam kehidupan berbangsa
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
Bhinneka Tunggal Ika
Peran ASN dalam menjaga persatuan dan integritas nasional
Pendekatan pembelajaran yang benar akan membantu peserta memahami substansi, bukan sekadar menghafal jawaban.
Penawaran Bimbingan Teknis (Bimtek)
Pelatihan CPNS 2026: Pembekalan Strategi SKD & TWK Berbasis Kebijakan Nasional
Dalam rangka mendukung peningkatan literasi kebangsaan dan kesiapan calon ASN, LINKPEMDA (Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah) menawarkan program Bimbingan Teknis / Pelatihan Pembekalan CPNS 2026 yang dirancang secara sistematis, edukatif, dan profesional.
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi SKD CPNS 2026
Membekali peserta dengan strategi menghadapi TWK secara konseptual
Meningkatkan kesiapan mental, logika, dan karakter peserta seleksi CPNS
Menanamkan nilai kebangsaan dan etika dasar calon ASN
Materi Pokok Pelatihan
Gambaran Umum Seleksi CPNS Tahun 2026
Strategi Menghadapi SKD CPNS
Pendalaman Materi TWK:
Pancasila dan Nilai Kebangsaan
UUD 1945 dan Sistem Ketatanegaraan
NKRI dan Wawasan Nusantara
Bhinneka Tunggal Ika
Pengenalan TIU & TKP (konsep dan pendekatan)
Latihan soal dan pembahasan berbasis kompetensi
Tips manajemen waktu dan strategi ujian
Sasaran Peserta
Masyarakat umum calon peserta CPNS 2026
Fresh graduate
Tenaga honorer / non-ASN
Peserta CPNS yang ingin meningkatkan pemahaman dasar SKD
Metode Pelaksanaan
Tatap muka (klasikal)
Daring / webinar
Hybrid (sesuai kebutuhan peserta)
Narasumber
Praktisi pengembangan SDM
Akademisi dan fasilitator pelatihan
Tenaga profesional bidang kebijakan publik dan wawasan kebangsaan
Keunggulan Pelatihan LINKPEMDA
✔ Materi disusun berbasis regulasi dan kebijakan nasional
✔ Pendekatan edukatif dan beretika
✔ Tidak menjanjikan kelulusan, fokus pada peningkatan kompetensi
✔ Dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta atau instansi
JADWAL PELATIHAN CPNS 2026
Periode: 1 Juli – 31 Oktober 2026
Durasi: 2 hari per sesi
Format: Tatap muka & Online (Zoom / Hybrid)
Catatan:
Pelatihan ini bersifat pendampingan dan pembekalan untuk menghadapi SKD & TWK CPNS 2026. LINKPEMDA tidak memberikan jaminan kelulusan; hasil seleksi sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta dan kebijakan resmi pemerintah.
Pilihan Paket & Kontribusi Peserta
|
Paket |
Keterangan |
Biaya |
|---|---|---|
|
Paket A |
Penginapan Single |
Rp 5.500.000 |
|
Paket B |
Penginapan Twin Share |
Rp 5.000.000 |
|
Paket C |
Non Akomodasi |
Rp 4.000.000 |
|
Paket D |
Online via Zoom |
Rp 3.000.000 |
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan:
On the spot saat registrasi
Atau transfer ke:
Bank BRI
No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
A.n.: LINKPEMDA
FASILITAS PESERTA
✔ Akomodasi (Paket A & B)
✔ Sertifikat Bimbingan Teknis
✔ Modul & Makalah
✔ Seminar Kit
✔ Konsumsi & Coffee Break
✔ Rekaman & E-Modul (Peserta Online)
KONTAK RESMI
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
Penutup
Melalui pelatihan ini, LINKPEMDA berkomitmen mendukung lahirnya calon ASN yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan siap berkontribusi bagi pembangunan nasional dan daerah.
📌 Informasi & Pendaftaran:
🌐 www.linkpemda.com
📧 info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
Tantangan Tata Kelola SKPD di Tahun 2026
Tahun 2026 menjadi fase penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil (outcome oriented government). Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dituntut untuk mampu menyusun perencanaan dan penganggaran yang selaras, melaksanakan program secara efektif, serta menyajikan laporan kinerja yang akuntabel dan berkualitas.
Berbagai hasil evaluasi menunjukkan bahwa tantangan yang masih dihadapi SKPD antara lain:
Belum optimalnya penyelarasan dokumen perencanaan dan penganggaran;
Indikator kinerja yang belum sepenuhnya terukur dan berorientasi hasil;
Pemanfaatan data kinerja yang belum maksimal;
Tuntutan peningkatan nilai SAKIP dan Reformasi Birokrasi.
Kondisi tersebut memerlukan penguatan kapasitas aparatur secara menyeluruh, lintas sektor, dan berkelanjutan.
Pentingnya Penguatan Tata Kelola Perangkat Daerah
Penguatan tata kelola perencanaan, penganggaran, dan kinerja bukan hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi merupakan instrumen strategis untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan SKPD memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui peningkatan pemahaman terhadap siklus perencanaan dan penganggaran, penyusunan indikator kinerja yang tepat, serta penguatan akuntabilitas kinerja, SKPD diharapkan mampu:
Meningkatkan kualitas kebijakan dan pelayanan publik;
Mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah;
Mendukung pencapaian target pembangunan daerah;
Memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Penawaran Bimbingan Teknis Nasional Tahun 2026
Sehubungan dengan hal tersebut, LINK PEMDA (Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah) menawarkan kegiatan:
BIMBINGAN TEKNIS NASIONAL
Penguatan Tata Kelola Perencanaan, Penganggaran, dan Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2026
Tujuan Kegiatan
Meningkatkan pemahaman aparatur perangkat daerah terhadap tata kelola perencanaan, penganggaran, dan kinerja.
Mendorong penyelarasan dokumen perencanaan perangkat daerah dengan anggaran dan kinerja.
Meningkatkan kualitas indikator dan target kinerja SKPD.
Memperkuat akuntabilitas kinerja perangkat daerah.
Mendukung peningkatan nilai evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi.
Ruang Lingkup Materi
Kebijakan Nasional Pembangunan dan Reformasi Birokrasi Tahun 2026
Siklus Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah
Penyelarasan Dokumen Perencanaan SKPD
(RPJMD, Renstra, Renja, RKPD)
Penyusunan Indikator Kinerja dan Target Kinerja Perangkat Daerah
Penguatan Akuntabilitas dan Evaluasi Kinerja SKPD
Penyusunan dan Penyajian Laporan Kinerja Perangkat Daerah
Sasaran Peserta
Kepala SKPD
Sekretaris SKPD
Pejabat Administrator dan Pengawas
Pejabat Perencana dan Penganggaran
Tim SAKIP dan Reformasi Birokrasi
Pejabat Fungsional dan Pelaksana
Metode Pelaksanaan
Paparan kebijakan dan regulasi
Diskusi interaktif
Studi kasus dan praktik penyusunan
Tanya jawab dan sharing pengalaman
Pelaksanaan dapat dilakukan secara tatap muka, daring, atau hybrid, sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
Manfaat Bagi Peserta dan Instansi
Peningkatan pemahaman dan kompetensi aparatur SKPD
Penyelarasan perencanaan, anggaran, dan kinerja
Peningkatan kualitas laporan kinerja perangkat daerah
Dukungan nyata terhadap pencapaian target kinerja pemerintah daerah
Penutup
Melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis Nasional Penguatan Tata Kelola Perencanaan, Penganggaran, dan Kinerja Perangkat Daerah Tahun 2026, diharapkan SKPD di seluruh Indonesia mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah secara berkelanjutan dan berorientasi pada hasil.
LINK PEMDA siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan kapasitas aparatur dan penguatan tata kelola pemerintahan.
Informasi & Pendaftaran
LINK PEMDA – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: 0813-8766-6605
📍 Bekasi – Jawa Barat
Strategi Membangun Reputasi dan Citra Positif Perusahaan
Di era keterbukaan informasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, reputasi dan citra perusahaan menjadi aset strategis yang menentukan tingkat kepercayaan publik, mitra, dan pemangku kepentingan. Setiap pernyataan, presentasi, maupun komunikasi perusahaan—baik langsung maupun melalui media digital—mencerminkan nilai dan profesionalitas organisasi.
Oleh karena itu, perusahaan perlu memiliki SDM yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi secara efektif, persuasif, dan beretika. Pelatihan Komunikasi Korporasi & Public Speaking 2026 dirancang untuk memperkuat peran humas, juru bicara, dan pimpinan perusahaan dalam membangun reputasi dan citra positif perusahaan secara berkelanjutan.
Urgensi Komunikasi Korporasi dan Public Speaking
Komunikasi korporasi yang efektif berperan penting dalam:
Membangun dan menjaga reputasi perusahaan
Menyampaikan pesan perusahaan secara konsisten dan kredibel
Mengelola hubungan dengan stakeholder internal dan eksternal
Menghadapi situasi krisis dan isu publik
Meningkatkan kepercayaan pelanggan, mitra, dan investor
Public speaking yang profesional menjadi kunci agar pesan perusahaan dapat diterima dengan jelas, meyakinkan, dan berdampak.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan ini bertujuan untuk:
Meningkatkan kemampuan komunikasi korporasi peserta
Memperkuat keterampilan public speaking dan presentasi profesional
Membekali peserta teknik penyampaian pesan yang efektif dan persuasif
Mendukung pembentukan citra positif dan reputasi perusahaan
Meningkatkan kepercayaan diri dan profesionalitas SDM perusahaan
Sasaran Peserta
Pelatihan ini ditujukan bagi:
Direksi dan manajemen perusahaan
Kepala divisi / manajer Humas, Corporate Communication, dan PR
Spokesperson / juru bicara perusahaan
Tim Public Relations dan Corporate Affairs
HRD dan Learning & Development
Marketing Communication (Marcom)
Supervisor, Team Leader, dan karyawan representatif perusahaan
Perusahaan Swasta, BUMN, dan BUMD
Materi Pelatihan
Materi pelatihan meliputi:
Konsep dan strategi komunikasi korporasi
Peran humas dalam membangun reputasi perusahaan
Teknik public speaking profesional di lingkungan bisnis
Penyusunan pesan perusahaan (key message & storytelling)
Komunikasi dengan media dan stakeholder
Etika komunikasi dan manajemen citra perusahaan
Praktik presentasi dan simulasi komunikasi publik
Studi kasus komunikasi perusahaan
Metode Pelaksanaan
Paparan narasumber
Diskusi interaktif
Simulasi dan praktik public speaking
Studi kasus perusahaan
Tanya jawab dan evaluasi
Pelatihan dapat dilaksanakan secara tatap muka, daring (Zoom), atau hybrid.
Manfaat yang Diperoleh
SDM mampu menjadi representasi perusahaan yang profesional
Pesan perusahaan tersampaikan secara jelas dan konsisten
Peningkatan kepercayaan stakeholder terhadap perusahaan
Terbangunnya citra dan reputasi perusahaan yang positif
Peningkatan kualitas komunikasi internal dan eksternal
Jadwal Pelaksanaan
Januari – Desember 2026
Tanggal : 08 - 09 Januari 2026
Tempat : Hotel Hi Senen Jakarta Jl. Pasar Senen No.3 Blok 3, Senen, Kec. Senen, Jakarta Pusat,
Waktu : 2 ( Dua ) Hari Kegiatan Efektif
Versi online via Zoom juga tersedia.
BIAYA KEGIATAN
Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan kegiatan, diberitahukan bahwa biaya kontribusi serta fasilitas peserta adalah sebagai berikut:
Paket A – Biaya Kontribusi: Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) per peserta Tatap Muka
Paket B – Biaya Kontribusi: Rp 3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) per peserta Online Zoom Meting
FASILITAS YANG DISEDIAKAN
Fasilitas peserta yang akan diterima adalah sebagai berikut:
✔ Sertifikat pelatihan
✔ Modul & makalah
✔ Seminar kit
✔ Konsumsi & coffee break
✔ Rekaman dan e-modul (untuk peserta online)
PEMBAYARAN
Pembayaran dapat dilakukan melalui:
● Bank BRI
● No. Rekening: 0424-01-000925-30-7
● A.n.: LINKPEMDA
Penyelenggara
LINK PEMDA – Lembaga Informasi Keuangan dan Pembangunan Daerah
Penyelenggara pelatihan dan pengembangan SDM profesional.
🌐 Website: www.linkpemda.com
📧 Email: info@linkpemda.com
📱 WhatsApp: +62 813-8766-6605
📍 Bekasi – Jawa Barat
Penutup
Pelatihan ini dirancang sebagai solusi strategis bagi perusahaan dalam memperkuat kompetensi komunikasi dan public speaking SDM-nya. Dengan pendekatan praktis dan aplikatif, peserta diharapkan mampu berperan aktif dalam membangun reputasi serta citra positif perusahaan di tahun 2026 dan seterusnya.